Widhi Sastra - Semua Tentang Budaya Dan Keindahan Bali.

Swastika merupakan lambang Agama Hindu, adapun bentuk dasar dari Swastika adalah dua garis vertical dan horizontal bersilang sama sisi, seperti tanda tambah (+).

Swastika berasal dari bahasa Sansekerta yaitu dari kata Swasti yang artinya keberuntungan atau kerahayuan. Dengan demikian Swastika dapat diartikan pula sebagai lambang keberuntungan atau tanda keselamatan.

Keempat garis di ujung-ujung garis vertical dan garis horizontal menunjukkan arah perputaran Swastika, yaitu berputar ke arah kanan. Swastika juga melukiskan gerak alam semesta berputar ke arah kanan. Pada hakekatnya semua isi alam juga mengalami perputaran seperti Angin, Air, Panas, Pertiwi, dan Akasa untuk menimbulkan keharmonisan.

Swastika menggambarkan keharmonisan perputaran alam semesta dengan romantika, dinamika dan dialektikanya. Pada hakekatnya menunjukkan kemahabesaran Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai Maha Pencipta.

Alam berputar senantiasa akan mendatangkan keharmonisan bagi alam itu sendiri, bagi manusia, dan bagi mahluk hidup lainnya. Kalau manusia mengganggu perputaran alam tersebut maka alam akan rusak dan selanjutnya akan merusak kehidupan manusia itu sendiri. Karena itu kehidupan bersama umat manusia pun harus berputar dengan harmonis seperti Swastika.

Garis vertical pada Swastika menunjukkan keharmonisan hubungan manusia dengan Sang Pencipta yaitu Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sedangkan garis horizontal menunjukkan keharmonisan hubungan manusia dengan sesama dan juga keharmonisan dengan alam.

Apabila hubungan manusia dengan Pencipta, hubungan manusia dengan sesama, dan hubungan manusia dengan alam dan lingkungan sosialnya terjalin dengan harmonis, niscaya akan mendapatkan kerahayuan dan kesejahteraan.

Sumber : Facebook J M Neztra Joe.

Tanggal : 2017-04-17 Dilihat : (257) Komentar : (0) Penilaian :
Berhubungan dengan "Berita Bali"
1 Siddhi VS Sakti (0) Comments
2 Uyak Balian (0) Comments
3 Kepingit VS Kepingin (1) Comments
4 Sawah Terasering Jatiluwih (0) Comments
5 Fenomena Ngiring Dan Ngelinggihin (0) Comments
6 Fenomena Balian (0) Comments
7 Tri Premana (0) Comments
8 Kerangka Dasar Agama Hindu (0) Comments
Berikan Komentar anda
Berikan Penilaian anda
Masuk
Informasi Data
Informasi Login

Informasi Data Pribadi
/

Widhi Sastra - Wisata & Perjalanan
    Widhi Sastra - Wisata & Perjalanan Terbaik
    1 Perjalanan Ubud
    Tari Barong

    Pertama berhenti di desa Batubulan untuk melihat Tari Barong dan Kris, sebuah tarian yang menggambarkan pertarungan abadi antara roh baik dan jahat. Barong adalah makhluk jenis singa... Selanjutnya
    2 Sunset Di Uluwatu
    Pura Uluwatu

    Nama Uluwatu berasal dari kata Ulu yang berarti kepala dan Watu yang berarti batu. Oleh karena itu Pura Uluwatu berarti candi yang dibangun di ujung terumbu karang. Dibangun... Selanjutnya
    3 Sunset Di Tanah Lot
    Pura Taman Ayun

    Puncak dari tur adalah Menikmati keindahan bentuk kuil Taman Ayun dengan arsitek tradisional Bali. Anda berkunjung ke Pura Taman Ayun / Mengwi - bekas kuil Kerajaan Taman... Selanjutnya
    Widhi Sastra - Produk
      Widhi Sastra - Produk Terbaik
      1 Buku Salinan & Terjemahan Lontar Rare Angon
      RP.30.000,-

      Buku Salinan & Terjemahan Lontar Tutur Rare Angon ini merupakan buku yang didalamnya berisi : salinan... Selanjutnya
      2 Buku Puja Pengastawa Dewa Yadnya (Piodalan)
      RP.40.000,-

      Buku Puja Pengastawa Dewa Yadnya (Piodalan) ini merupakan buku yang didalamnya berisi : pengastawa-pengastawa yang berhubungan dengan Upacara... Selanjutnya
      Widhi Sastra - Peta Situs
        Widhi Sastra - Sering Dilihat
        1 Fenomena Ngiring Dan Ngelinggihin
        Ngiring demikianlah sering kita dengar belakangan di masyarakat saat ini, apakah ada yang salah dengan kata Ngiring? Tentu tidak!namun Ngiring menjadi... Selanjutnya
        2 Tri Premana
        Tri Premana berasal dari dua (2) suku kata yaitu: "Tri" artinya tiga, "Pramana" artinya jalan, cara, atau ukuran, dengan demikian Tri Pramana adalah tiga... Selanjutnya
        3 Kerangka Dasar Agama Hindu
        Om Suastyastu,

        Kerangka dasar Agama Hindu sudah seharusnya diketahui... Selanjutnya
        4 Sawah Terasering Jatiluwih
        Sawah terasering Jatiluwih adalah salah satu tempat wisata di Tabanan yang paling populer dengan pemandangan hamparan sawah berundak-undak... Selanjutnya
        5 Fenomena Balian
        Balian bukanlah hal yang asing bagi orang Bali, namun sering sekali orang salah dalam mengunakan jasa Balian tersebut. Banyak fenomena... Selanjutnya
        J M Neztra Joe