Widhi Sastra - Semua Tentang Budaya Dan Keindahan Bali.
Pura Uluwatu

Nama Uluwatu berasal dari kata Ulu yang berarti kepala dan Watu yang berarti batu. Oleh karena itu Pura Uluwatu berarti candi yang dibangun di ujung terumbu karang. Dibangun pada abad ke-11. Candi ini adalah kuil Hindu yang terletak di tebing bagian selatan Semenanjung Bali. Ini adalah salah satu dari enam kelompok besar Pura di Bali, yang terletak di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, dan Kabupaten Badung. Terletak di karang koral mengarah ke laut sekitar 80 meter di atas permukaan laut. dikelilingi oleh hutan kering kecil yang sering disebut dengan Alas Kekeran (hutan larangan) yang merupakan milik Pura dan dihuni oleh banyak monyet. Tiket masuk adalah Rp 20.000 / orang.


Tari Kecak

Tari Kecak dilakukan di sisi timur Pura Uluwatu. Pertunjukan tari Kecak sangat sederhana. Penari Kecak melantunkan nyanyian khas tari kecak yaitu: cak cak cak cak cak cak. Untuk alasan tersebut tarian ini disebut tarian Kecak atau Cak. Tari Kecak terdiri dari sekitar lima puluh pria yang hanya mengenakan kain pinggang, bagian atas tubuh mereka dibiarkan telanjang. Mereka membentuk barisan lingkaran, di tengahnya adalah lampu minyak kelapa. Tarian Kecak dilakukan untuk tari-drama dan cerita yang disajikan diambil dari epik Ramayana. Tiket dikenakan biaya Rp 100.000 / orang.
 


Makan Malam Seafood Jimbaran

Jimbaran terletak di selatan bandara, pantai ini memiliki pasir putih. Tempat ini adalah tempat wisata favorit di Bali, menawarkan berbagai atraksi terkenal seperti pusat makanan laut (pusat Seafood) dan suasana malam pantai Jimbaran yang indah dan romantis. Desa Jimbaran dikenal sebagai penghasil ikan, tempat sebagian besar penduduknya bekerja sebagai nelayan. Dan seiring waktu banyak yang berinisiatif mendirikan restoran / kafe untuk menyajikan seafood. Anda dapat menikmati makanan laut sambil menikmati pemandangan pantai, penuh dengan suasana yang damai. Suasana dan keindahan terbenamnya matahari terbenam dan kemegahan wisatawan menikmati makan malam di kafe-kafe di sepanjang pantai menyediakan berbagai makanan laut, terutama ikan bakar, dengan aroma dan rasanya yang khas. Harganya tergantung pada seberapa berat ikan yang Anda pesan. Tidak ada tiket masuk.

Harga Termasuk: mobil ber-AC, sopir berbahasa Inggris, bensin, dan tiket parkir.
Harga tidak termasuk: tiket masuk, makan, pengeluaran pribadi lainnya.
Lama Perjalanan: 5 Jam.
Waktu Berangkat: 3:30 Pm.
Tanggal : 2018-07-25 Dilihat : (118) Komentar : (0) Penilaian :
Berhubungan dengan "Perjalanan Setengah Hari"
1 Perjalanan Ubud (1) Comments
2 Sunset Di Tanah Lot (0) Comments
Berikan Komentar anda
Berikan Penilaian anda
Masuk
Informasi Data
Informasi Login

Informasi Data Pribadi
/

Widhi Sastra - Wisata & Perjalanan
    Widhi Sastra - Wisata & Perjalanan Terbaik
    1 Perjalanan Ubud
    Tari Barong

    Pertama berhenti di desa Batubulan untuk melihat Tari Barong dan Kris, sebuah tarian yang menggambarkan pertarungan abadi antara roh baik dan jahat. Barong adalah makhluk jenis singa... Selanjutnya
    2 Sunset Di Tanah Lot
    Pura Taman Ayun

    Puncak dari tur adalah Menikmati keindahan bentuk kuil Taman Ayun dengan arsitek tradisional Bali. Anda berkunjung ke Pura Taman Ayun / Mengwi - bekas kuil Kerajaan Taman... Selanjutnya
    3 Sunset Di Uluwatu
    Pura Uluwatu

    Nama Uluwatu berasal dari kata Ulu yang berarti kepala dan Watu yang berarti batu. Oleh karena itu Pura Uluwatu berarti candi yang dibangun di ujung terumbu karang. Dibangun... Selanjutnya
    Widhi Sastra - Produk
      Widhi Sastra - Produk Terbaik
      1 Buku Salinan & Terjemahan Lontar Rare Angon
      RP.30.000,-

      Buku Salinan & Terjemahan Lontar Tutur Rare Angon ini merupakan buku yang didalamnya berisi : salinan... Selanjutnya
      2 Buku Puja Pengastawa Dewa Yadnya (Piodalan)
      RP.40.000,-

      Buku Puja Pengastawa Dewa Yadnya (Piodalan) ini merupakan buku yang didalamnya berisi : pengastawa-pengastawa yang berhubungan dengan Upacara... Selanjutnya
      Widhi Sastra - Peta Situs
        Widhi Sastra - Sering Dilihat
        1 Fenomena Ngiring Dan Ngelinggihin
        Ngiring demikianlah sering kita dengar belakangan di masyarakat saat ini, apakah ada yang salah dengan kata Ngiring? Tentu tidak!namun Ngiring menjadi... Selanjutnya
        2 Tri Premana
        Tri Premana berasal dari dua (2) suku kata yaitu: "Tri" artinya tiga, "Pramana" artinya jalan, cara, atau ukuran, dengan demikian Tri Pramana adalah tiga... Selanjutnya
        3 Kerangka Dasar Agama Hindu
        Om Suastyastu,

        Kerangka dasar Agama Hindu sudah seharusnya diketahui... Selanjutnya
        4 Sawah Terasering Jatiluwih
        Sawah terasering Jatiluwih adalah salah satu tempat wisata di Tabanan yang paling populer dengan pemandangan hamparan sawah berundak-undak... Selanjutnya
        5 Fenomena Balian
        Balian bukanlah hal yang asing bagi orang Bali, namun sering sekali orang salah dalam mengunakan jasa Balian tersebut. Banyak fenomena... Selanjutnya
        J M Neztra Joe